Are you the publisher? Claim or contact us about this channel


Embed this content in your HTML

Search

Report adult content:

click to rate:

Account: (login)

More Channels


Channel Catalog


Channel Description:

Tips Berhobi, Penangkaran, Info Lomba dan Download Suara Burung

older | 1 | 2 | (Page 3)

    0 0

    BURUNG SEHAT BERANAK PINAK… CARANYA? PASTIKAN BIRD MINERAL DAN BIRD MATURE JADI PENDAMPING MEREKA. Jika Anda kesulitan mencari artikel di blog ini, silakan dicari dengan memasukkan kata kunci artikel yang Anda cari, pada kolom kosong yang tertera pada halaman ini. Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Institut Pertanian Bogor (LPPM IPB) bekerjasama dengan Keluarga Penggemar Bekisar Indonesia (KEMARI) mengadakan Kontes Ayam Bekisar Tingkat Nasional di lapangan kampus IPB Baranangsiang Bogor, Minggu 15 November 2015. Menurut Elma Nefia, salah seorang panitia, kontes ini memperebutkan Piala Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan, Kementan RI. Panitia membuka tiga kategori lomba, yaitu Kelas Utama, Madya, dan Pratama. Selain itu ada kategori khusus yang berisi Kelas Penampilan dan Kesehatan. Jangan lewatkan kesempatan ini. Apalagi panitia menyediakan aneka doorprize menarik, antara lain 1 unit sepeda motor, mesin cuci, uang tunai, kompor gas, ayam bekisar, dan lain-lain. Untuk informasi lebih lanjut, sikakan hubungi nama-nama dan nomor kontak berikut ini: Erma Fitriana (0852 6565 6568) Elma Nefia (0812 9916 9807) Om Suhendar (0852 8770 8778) Om Ismanu (0852 1137 6123) Semoga bermanfaat. Salam sukses, Salam dari Om Kicau. Artikel pilihan lainnya…. Aplikasi Android omkicau.com gratis SCAN SAJA ATAU KLIK UNTUK MENUJU PLAY STOREFiled under: AYAM DAN UNGGAS LAIN, HOBI LAIN [...]

    Brosur Kontes Ayam Bekisar TingkatNasional, IPB Bogor, 15 November 2015dudungblablablaBrosur Kontes Ayam Bekisar TingkatNasional, IPB Bogor, 15 November 2015Brosur Kontes Ayam Bekisar TingkatNasional, IPB Bogor, 15 November 2015dudungblablablaBrosur Kontes Ayam Bekisar TingkatNasional, IPB Bogor, 15 November 2015

    0 0

    Purwakarta Smiling Chicken Community (PSCC) mengadakan kontes ayam ketawa tingkat nasional di Taman Surawisesa (Area Situ Buleud), Jalan KK Singawinata Purwakarta, Jawa Barat, Minggu 6 Maret 2016. Kontes ini memperebutkan Piala Bupati Purwakarta. Panitia membuka enam kategori, yaitu Slow (tiket Rp 175.000), Dangdut (Rp 175.000), Gretek / Disco (Rp 150.000), Remaja (Rp 150.000), Gacor / Kerajinan (Rp 150.000), dan Grand Champion (Rp 225.000). Info selengkapnya dapat dilihat pada brosur, atau bisa menghubungi Sekretariat  PSCC, Jl Kaum Kaler RT 02 / RW 01 Cipaisan, Purwakarta, telepon 0264-201663 / HP 0813 1280 5091. Panitia juga membuka kesempatan sponsorship bagi siapapun yang ingin berpartisipasi dalam even ini. Jenis produk barang / jasa maupun lembaga yang ingin berpartisipasi tidak mengikat (bebas). Semoga bermanfaat. Salam sukses, Salam dari Om Kicau. Artikel pilihan lainnya…. Aplikasi Android omkicau.com gratis SCAN SAJA ATAU KLIK UNTUK MENUJU PLAY STORE BURUNG SEHAT BERANAK PINAK… CARANYA? PASTIKAN BIRD MINERAL DAN BIRD MATURE JADI PENDAMPING MEREKA. Jika Anda kesulitan mencari artikel di blog ini, silakan dicari dengan memasukkan kata kunci artikel yang Anda cari, pada kolom kosong yang tertera pada halaman ini.Filed under: AYAM DAN UNGGAS LAIN, HOBI LAIN Tagged: ayam ketawa, kontes ayam ketawa, kontes ayam ketawa tingkat nasional, Piala Bupati Purwakarta, [...]

    feat kontes ayam ketawadudungblablablaBrosur Kontes Ayam Ketawa, Purwakarta, 6 Maret 2016feat kontes ayam ketawadudungblablablaBrosur Kontes Ayam Ketawa, Purwakarta, 6 Maret 2016

    0 0

    Lapangan Handil Nusantara Club di kawasan Kebun Handil Jaya, Lorong Kapak, Kota Jambi, terlihat ramai oleh ratusan penggemar merpati tinggi, Minggu (31/1). Mereka antusias mengikuti dan melihat lomba merpati tinggian bertajuk Blackberry Cup yang berhadiah 1 unit sepeda motor untuk juara pertama. Handil Nusantara Club merupakan klub merpati tinggian ternama di Kota Jambi. Klub ini digawangi Om Fadli (ketua umum), Om Elbo (wakil ketua umum), Drs Suwarno (penanggungjawab), dan Wak Is selaku penasihat. “Ini merupakan agenda rutin bulanan Handil Nusantara Club. Peserta tak hanya berasal dari Kota Jambi, tetapi juga dari daerah-daerah lain seperti Kuala Tungkal dan Sungai Bahar. Even ini untuk mempererat tali silahturahmi antarklub dan pecinta merpati tinggian,” kata Om Fadli. Lomba merpati tinggian ini dimulai pukul 10.00, dan dibuka oleh Om Aling Chandra selaku ketua harian Handil Nusantara Club. Pada pertengahan lomba, hadir pula Wakil Wali Kota Jambi Drs H Abdullah Sani. Kedatangannya disambut meriah oleh panitia, peserta, dan penonton. Sebanyak 102 ekor merpati harus bersaing ketat memperebutkan trofi bergilir dan 1 unit sepeda motor. Burung dilepas dengan jarak 1,7 km. Mereka harus mengikuti babak penyisihan yang menggunakan sistem gugur. Namun burung yang kalah diberi kesempatan mendaftar-ulang, sehingga bisa tampil lagi dengan musuh berbeda. Juara pertama diraih [...]

    feat merpati ewakodudungblablablalomba merpati tinggian di Handil Nusantara Club JambiWakil Bupati Jambi bersama panitia lombaOm Angga dan merpati Ewakolomba merpati tinggian di Handil Nusantara Club JambiOm Elbo (wakil ketua) menyerahkan hadiah kepada juara 2lomba merpati tinggian di Handil Nusantara Club Jambilomba merpati tinggian di Handil Nusantara Club Jambilomba merpati tinggian di Handil Nusantara Club Jambilomba merpati tinggian di Handil Nusantara Club Jambilomba merpati tinggian Blackberry Cupfeat merpati ewakodudungblablablalomba merpati tinggian di Handil Nusantara Club JambiWakil Bupati Jambi bersama panitia lombaOm Angga dan merpati Ewakolomba merpati tinggian di Handil Nusantara Club JambiOm Elbo (wakil ketua) menyerahkan hadiah kepada juara 2lomba merpati tinggian di Handil Nusantara Club Jambilomba merpati tinggian di Handil Nusantara Club Jambilomba merpati tinggian di Handil Nusantara Club Jambilomba merpati tinggian di Handil Nusantara Club Jambilomba merpati tinggian Blackberry Cup

    0 0

    Lomba merpati tinggi Shi Shuak Cup berlangsung meriah di  Lapangan Handil Nusantara Club, kawasan Kebun Handil Jaya, Lorong Kapok, Kota Jambi, Minggu (14/2). Lomba yang diketuai Om Shi Shuak ini juga dihadiri Ketua Persatuan Merpati Puncak Harapan (PMPH), Om Suhendra. Tole Junior, merpati milik Om Samsul (Mell Poss) dengan joki Om Memed, tampil sebagai juara pertama. Atas kemenangan ini, Om Memed mewakili sang pemilik menerima hadiah utama berupa 1 unit sepeda motor. Juara kedua diraih merpati Malaga milik Om Said (Chandra Gladik) yang dikendalikan Wak Dung. Hadiah untuk juara kedua berupa mesin cuci. Adapun juara ketiga hingga keenam masing-masing diraih merpati Clasik milik Om Achung (Blackberry), Sinar Jaya milik Om Rudi Apui (APMS), serta Bungsu dan Raja Langit, keduanya milik Om Otong MR dari Bungsu 9. Om Suhendra merasa gembira melihat perkembangan pesat hobi merpati tinggi di Jambi. Dulu dia kerja di Cirebon, dan menekuni hobi merpati balap selama 1,5 tahun. “Sekarang Om Suhendra balik ke Jambi dan beralih ke merpati tinggi. Dia aktif mengikuti perkembangan merpati tinggi di Jambi, sambil menunggu kiriman burung dari Jakarta,” ungkap Om Budi, anggota PMPH yang ikut menemani Om Suhendra. Om Shi Shuak mengucapkan terimakasih atas partisipasi para penghobi merpati tinggi dalam lomba yang sekaligus [...]

    feat merpati Tole JuniordudungblablablaOm Memed (tengah) bersama Tole Junior juara 2 merpati tinggian Shi Shuak Cupjuara 3 merpati tinggian Shi Shuak Cupjuara 4 merpati tinggian Shi Shuak Cupjuara 5 merpati tinggian Shi Shuak Cupjuara 6 merpati tinggian Shi Shuak CupKetua PMPH Om SuhendraOm Shi Shuakjuara (lomba merpati tinggi Shi Shuak Cupfeat merpati Tole JuniordudungblablablaOm Memed (tengah) bersama Tole Junior juara 2 merpati tinggian Shi Shuak Cupjuara 3 merpati tinggian Shi Shuak Cupjuara 4 merpati tinggian Shi Shuak Cupjuara 5 merpati tinggian Shi Shuak Cupjuara 6 merpati tinggian Shi Shuak CupKetua PMPH Om SuhendraOm Shi Shuakjuara (lomba merpati tinggi Shi Shuak Cup

    0 0

    Hobi burung merpati tinggi di wilayah Jambi saat ini kian marak. Banyak lomba digelar di sana, terutama yang diprakarsai Handil Nusantara Club (HNC). Bahkan pada akhir bulan ini, tepatnya Minggu 27 Maret 2016, bakal digelar lomba merpati tinggi APMS Tungkal Cup di lapangan HNC, Kebun Handil Jaya, Lorong Kapak, Kota Jambi. Lomba merpati tinggi ini diselenggarakan Om Rudi Apui dan kawan-kawan, serta memperoleh dukungan dan restu dari pimpinan Handil Nusantara Club seperti Om Padli (ketua umum), Om Elbo (wakil ketua umum), Wak Is (penasihat), dan Drs Suwarno (penanggungjawab). Dukungan dari para pemilik dan joki merpati tinggi pun tak kalah derasnya, sehingga even APMS Tungkal Cup ini diprediksi bakal meriah. Apalagi reputasi dan konsistensi Om Rudi Apui dalam memajukan dunia merpati tinggi di Jambi tak diragukan lagi. Hanya dengan biaya pendaftaran sebesar Rp 100.000 per burung, peserta sudah bisa meramaikan even ini. Juara pertama berhak mendapatkan hadiah 1 unit sepeda motor, piala bergilir, piala tetap, dan tentu saja piagam kebanggaan. Adapun juara 2-6 masing-masing mendapat hadiah kulkas, mesin cuci, TV LED, kompor gas, serta kipas angin. “Apabila burungnya kalah, pemilik masih bisa mendaftar ulang, dengan harga tiket limapuluh ribu rupiah,” tutur Om Rudi Apui. Jika berminat, segera daftar ke Om Alink (0852-6635-6789), [...]

    Suasana Lomba Merpati tinggi Handil Nusantara Clubdudungblablablalomba merpati tinggian di Handil Nusantara Club JambiOm Rudi ApuiBrosur Lomba Burung Merpati Tinggi APMS Tungkal Cup 2016Suasana Lomba Merpati tinggi Handil Nusantara Clubdudungblablablalomba merpati tinggian di Handil Nusantara Club JambiOm Rudi ApuiBrosur Lomba Burung Merpati Tinggi APMS Tungkal Cup 2016

    0 0

    Merpati dikenal sebagai burung yang sangat setia terhadap pasangannya. Ya, merpati tak pernah ingkar janji. Fakta ini kemudian dimanfaatkan para penggemarnya, baik dalam lomba merpati tinggian maupun balap merpati. Merpati memiliki siklus masa kawin, di mana perilakunya menjadi berbeda daripada hari-hari biasanya. Saat memasuki siklus masa kawinnya, atau di kalangan merpatimania disebut giring / ngeket, merpati jantan akan menunjukkan perilaku yang berbeda daripada biasanya. Perilaku ini umumnya ditemukan pada burung yang telah dijodohkan atau berjodoh sendiri. Saat itu, si jantan akan terus menempel betinanya sambil merayu dengan gaya yang unik, yaitu menggembungkan tembolok (crop), lalu mengembangkan bulu-bulu sambil merebahkan sayapnya. Jika rayuan mautnya itu berhasil meluluhkan si betina, maka kedua burung akan segera kawin. Setelah ritual kawin, biasanya merpati jantan akan mengumpulkan bahan-bahan untuk membuat sarang di dalam kandangnya. Siklus kawin / siklus giring ini umumnya terjadi setelah merpati berumur 5 – 8 bulan. Burung betina bertelur dalam waktu 7 – 10 hari setelah kawin, dengan jumlah telur 1 – 2 butir dan akan dieraminya selama 18 hari. Telur pertama diletakkan setelah sarang selesai dibuat. Biasanya hal itu terjadi pada sore hari. Pengeraman terjadi setelah telur terakhir diletakkan, dan dilakukan secara bergantian oleh induk jantan dan betina, baik pada siang dan malam hari. Merpati jantan lebih sering mengeram [...]

    merpati kawinariesmunandiMengenal siklus kawin pada burung merpatiMerpati jantan yang sedang merayu betina dengan mengembangkan temboloknyamerpati kawinariesmunandiMengenal siklus kawin pada burung merpatiMerpati jantan yang sedang merayu betina dengan mengembangkan temboloknya

    0 0

      Merpati CR 7 andalan Om Andi Kodok (Kodok Team) tampil sebagai juara dalam lomba merpati tinggian APMS Tungkal Cup yang berlangsung di Lapangan Handil Nusantara Club, Kebun Handil, Lorong Kapok, Kota Jambi, Minggu (27/3). Hebatnya lagi, selama perlombaan, merpati CR 7 dikendalikan sendiri oleh Om Andi Kodok. Atas prestasi yang diraih CR 7, Om Andi memperoleh hadiah 1 unit sepeda motor, trofi bergilir APMS Tungkal Cup dan trofi tetap, serta piagam. Juara kedua diraih Malaga milik Om Saud (Candra Gladik) dengan joki Wak Dung. Om Saud memperoleh hadiah berupa trofi, piagamm dan 1 unit lemari emas. Wak Dung juga menjadi joki bagi merpati GM milik Om Sirat, juga dari Candra Gladik. GM menjadi juara 6 dan berhak mendapat hadiah berupa trofi, piagam, dan kipas angin. Om Acun (Samator) kembali sukses bersama Mata Dewa. Dikendalikan joki Tito, Mata Dewa menempati posisi ketiga dan memperoleh hadiah 1 unit mesin cuci, serta trofi dan piagam. Sebelumnya, Mata Dewa juga pernah meraih juara 4 dalam even Blackberry Cup di Jambi (3/1). Lomba merpati tinggian APMS Tungkal Cup, menurut Om Rudi Apui (ketua panitia), diikuti 122 peserta dari berbagai daerah di Kota Jambi dan sekitarnya. Lomba berjalan lancar dan ramai. “Even ini digelar sebagai [...]

    Rudi apui memberi tropi juara 1dudungblablablaAPMS Tungkal Cup JambiAPMS Tungkal Cup JambiAPMS Tungkal Cup JambiAPMS Tungkal Cup JambiAPMS Tungkal Cup JambiAPMS Tungkal Cup JambiOm Aling, ketua harian HNCRudi apui memberi tropi juara 1dudungblablablaAPMS Tungkal Cup JambiAPMS Tungkal Cup JambiAPMS Tungkal Cup JambiAPMS Tungkal Cup JambiAPMS Tungkal Cup JambiAPMS Tungkal Cup JambiOm Aling, ketua harian HNC

    0 0

      Nama Om Adi Kodok sudah tak asing lagi bagi kalangan penggemar merpati tinggian di Jambi. Sudah banyak merpati jawara yang mengorbit di tangannya, salah satunya CR7 yang menjuarai even APMS Tungkal Cup di Lapangan Handil Nusantara Club (HNC), Kebun Handil, Lorong Kapak, Kota Jambi (27/3). Rupanya Om Adi Kodok tidak hanya aktif sebagai pemain. Dia juga sukses menangkar merpati tinggian, di mana sebagian besar materi induknya merupakan eks jawara lomba. “Di rumah ada lima belas pasangan merpati tinggian. Sebagian sering berlatih di Lapangan HNC, dan sebagian lagi saya jadikan indukan,” ujar Om Adi Kodok. Salah satu merpati andalan Om Adi Kodok yang kini sedang berada di jalur juara adalah merpati CR7. Berikut ini tips perawatan harian yang biasa diterapkan pada sang pembalap tersebut. Setiap pagi, sekitar pukul 09.00, merpati dikeluarkan dari pagupon dan dijemur sekitar dua jam. Jika betina yang menjadi pasangan CR7 bertelur, maka telur segera dicabut, kemudian burung dimandikan dan dijemur. Pakan diberikan setiap pagi dan sore hari, terdiri atas beras merah, jagung, dan kacang tanah. Setiap pukul 07.00, merpati diberi suplemen Performa. Menurut Om Adi Kodok, semua merpatinya (termasuk indukan dan anakan) diberi Performa, karena terbukti sangat membantu pembentukan tulang dan otot yang kuat, serta membantu [...]

    feat merpati CR7dudungblablablaOm Adi Kodok Merpati tinggian CR7Produk Performafeat merpati CR7dudungblablablaOm Adi Kodok Merpati tinggian CR7Produk Performa

    0 0

      Selama ini, burung puyuh lebih sering ditempatkan sebagai salah satu jenis hewan ternak. Sebagaimana ayam dan itik, puyuh dipelihara atau diternak untuk diambil daging maupun telurnya. Namun, siapa sangka, burung bersuara cepret-cepret itu ternyata juga makin popular dilombakan di beberapa daerah.  Bagi Anda yang belum pernah menonton kontes suara burung puyuh, berikut ini video yang diunggah Om Heri Ponk di youtube. Asyik juga kayaknya: Ada satu lagi video suara burung puyuh, namun direkam di rumah dalam keadaan santai. Namun kita justru dapat mendengar suaranya secara lebih jelas. Video ini diunggah Om Khisbulloh Gunawan di youtube. Kontes suara burung puyuh saat ini kerap digelar di beberapa daerah, antara lain Surabaya, Madura, dan Lombok (NTB). Pesertanya pun ramai, yang berasal dari berbagai kalangan, mulai anak-anak, remaja, hingga dewasa. Harga burung puyuh yang relatif terjangkau serta perawatannya yang tidak terlalu merepotkan membuat banyak orang makin tertarik untuk memeliharanya sebagai burung kontes. Apabila Anda juga berminat memeliharanya, berikut ini tips memilih dan merawat puyuh agar rajin bunyi di kontes suara. Bagaimanapun, puyuh bukanlah jenis burung kicauan sebagaimana kacer, murai batu, cucak hijau, dan sebagainya. Suaranya pun cenderung monoton, hanya cepret-cepret saja. Namun, burung bertubuh bulat ini menjadi fenomena tersendiri di kalangan penggemarnya. Beberapa waktu lalu, kontes puyuh di Lombok bahkan menempati [...]

    Lomba puyuhariesmunandiPuyuh yang banyak dipelihara untuk dilombakanBurung puyuh jantan (kanan) dan betinaLomba puyuhariesmunandiPuyuh yang banyak dipelihara untuk dilombakanBurung puyuh jantan (kanan) dan betina

    0 0

      Bicara merpati tinggian di Jakarta tidak bisa dipisahkan dari Perkumpulan Olahraga Seni Merpati Terbang Tinggi (Posmeti) Pulomas. Di sinilah para penggemar merpati tinggian berkualitas berkumpul. Karena ketenarannya, burung-burungnyapun selalu disegani, bahkan sering menjuarai kejuaraan nasional. Para anggota Posmeti Pulomas berlatih di lapangan yang berada di samping gedung lama Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Jalan Pulomas Barat, Jakarta Timur. Perkumpulan yang diketuai Om Sugih ini memiliki 7 lapak / kandang dengan kode warna yang berbeda, sebagai penanda tim yang tergabung di dalamnya, misalnya lapak pink, kuning, hijau, dan sebagainya. “Kami berlatih setiap Sabtu dan Minggu, mulai jam dua siang hingga jam lima sore,” tutur Om Sugih. Ada tiga agenda penting yang belum lama ini digelar, yakni kejuaraan antarkandang, Best Of The Best (BOB), dan Teguh Cup (27/8). “Teguh Cup digelar sebagai bentuk penghormatan para merpati mania di lapangan ini terhadap dedikasi Om Teguh yang mendirikan Posmeti Pulomas, 20 tahun silam. Karena jasa-jasa beliau, akhirnya kami bisa mendapat tempat latihan di lokasi ini,” jelas Om Kawi Salim, tokoh sekaligus salah satu pemilik kandang di lokasi tersebut. Menurut dia, Om Teguh mendirikan Posmeti Pulomas dan menyediakan berbagai fasilitas tanpa pamrih apapun. “Even Teguh Cup baru pertama kali kita gelar, sebagai ucapan terimakasih para penggemar [...]

    Foto Merpati Tinggian Om Kawi bersama tim Pink-4dudungblablablaLapangan Posmeti PulomasLapangan Posmeti PulomasOm Teguh, pendiri Posmeti PulomasKandang / Lapak PinkMerpati RadenKandang ternak merpati tinggianOm Kawi SalimKandang PinkFoto Merpati Tinggian Om Kawi bersama tim Pink-4dudungblablablaLapangan Posmeti PulomasLapangan Posmeti PulomasOm Teguh, pendiri Posmeti PulomasKandang / Lapak PinkMerpati RadenKandang ternak merpati tinggianOm Kawi SalimKandang Pink

    0 0

      Fakultas Kedokteran Hewan IPB bekerjasama dengan Kementerian Pertanian RI dan Persatuan Penggemar Pelestari Ayam Ketawa Seluruh Indonesia (P3AKSI) mengadakan Kontes Ayam Ketawa Nasional di Lapangan Kampus Pascasarjana IPB Baranansiang, Bogor, Minggu 18 September 2016. Ada tujuh kategori yang dilombakan, yakni: Slow (biaya pendaftaran Rp 200 ribu), Dangdut (Rp 200 ribu), Kerajinan Bunyi (Rp 200 ribu), Betina (Rp 100 ribu), Remaja (Rp 150 ribu), Disco / Gretek (Rp 150 ribu), dan Grand Champion (Rp 250 ribu). Juara 1-3 di setiap kategori mendapat Piala Menteri Pertanian. Khusus juara Grand Champion juga mendapat Piala Wali Kota Bogor, sedangkan juara favorit memperoleh Piala Rektor IPB. Informasi pendaftaran dan hal-hal teknis lainnya bisa dilihat pada brosur berikut ini: Selamat berlomba, jaga sportivitas dan fairplay. Salam sukses, Salam dari Om Kicau. Artikel pilihan lainnya…. Aplikasi Android omkicau.com gratis SCAN SAJA ATAU KLIK UNTUK MENUJU PLAY STORE BURUNG SEHAT BERANAK PINAK… CARANYA? PASTIKAN BIRD MINERAL DAN BIRD MATURE JADI PENDAMPING MEREKA. Jika Anda kesulitan mencari artikel di blog ini, silakan dicari dengan memasukkan kata kunci artikel yang Anda cari, pada kolom kosong yang tertera pada halaman ini.Filed under: AYAM DAN UNGGAS LAIN, HOBI LAIN Tagged: ayam ketawa, HOBI LAIN, IPB Bogor, kontes ayam ketawa nasional

    feat-kontes-ayam-ketawa-ipbdudungblablablaBrosur Kontes Ayam Ketawa Nasional, IPB Bogor, 18 September 2016feat-kontes-ayam-ketawa-ipbdudungblablablaBrosur Kontes Ayam Ketawa Nasional, IPB Bogor, 18 September 2016

older | 1 | 2 | (Page 3)